The posting
- Melakukan monitoring harian stabilitas lereng pit dan disposal menggunakan prisma, extensometer, serta observasi visual bersama kontraktor.
- Melakukan scanline mapping geoteknik untuk mengidentifikasi dan mengukur strike/dip joint, fault, fold, dan crack.
- Memastikan seluruh monitoring tools untuk slope stability berfungsi dengan baik.
- Melakukan kontrol geometri pit, termasuk undercut, overcut, slope height, berm width, serta potensi water ponding dan groundwater.
- Melakukan instalasi dan reposisi monitoring tools sesuai area kritis.
- Melakukan analisis stabilitas lereng pit dan disposal menggunakan software geoteknik.
- Melakukan monitoring Ground Water Level (GWL) dan koordinasi monitoring prisma dengan tim Surveyor.
- Mendukung supervisi kegiatan geotechnical drilling, termasuk Full Coring, SPT, CPT, dan DCP.
- Menyusun Geotechnical Hazard Map serta Critical and Risk Assessment secara berkala.
Requirements
- Pendidikan minimal S1 Geologi, Teknik Pertambangan, atau Teknik Sipil.
- Pengalaman 1–2 tahun di bidang Geotechnical Open Pit, khususnya pertambangan batubara.
- Memahami dasar-dasar geoteknik open pit dan slope stability.
- Memiliki kemampuan dalam slope stability monitoring dan assessment.
- Menguasai software analisis stabilitas lereng seperti Slope/W, Slide, atau Plaxis.
- Memahami penggunaan monitoring tools seperti prisma dan extensometer.
- Memahami geotechnical mapping serta pengukuran strike/dip, joint, fault, fold, dan crack.
- Memahami kegiatan geotechnical drilling seperti Full Coring, SPT, CPT, dan DCP.
- Memiliki kemampuan analisis dan problem solving yang baik.
- Memiliki kemampuan komunikasi dan koordinasi dengan tim terkait.
- Sertifikasi POP menjadi nilai tambah.
- Menguasai Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
- Bersedia ditempatkan di site dan bekerja sesuai kebutuhan operasional.



